Pertanyaan Pelaku Inilah yang Bikin Banyak Netizen Yakin Kasus Pulomas Bukan Perampokan...

Pertanyaan Pelaku Inilah yang Bikin Banyak Netizen Yakin Kasus Pulomas Bukan Perampokan Murni

3044
SHARE

11

Korban Selamat Zanette Kalila (13) menangis saat melihat jenazah korban pembunuhan di Pulomas saat dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tanah Kusir, Jakarta, Rabu (28/12/2016). Tiga dari keenam korban pembunuhan di Pulomas dimakamkan di TPU Tanah Kusir yaitu Dodi Triyono, dan anaknya, Diona Arika Andra Putri (16) dan Dianita Gemma Dzalfayla (9).

Kenapa begitu datang pelaku lalu menanyakan hal ini? Ada apa ini? Kalau niat merampok tentu langsung tanya lokasi barang berharga.

Demikian ganjalan yang dirasakan netizen dan tertuang di kolom komentar pada berita di Tribunnews terkait.

Teriakan pelaku yang menanyakan hal ini bikin sebagian besar netizen yakin kasus pembunuhan sadis di Pulomas bukanlah perampokan murni, Jumat (30/12/2016).

Tampaknya netter memiliki analisa tersendiri, mereka meyakini ada yang aneh dalam kasus ini.

Zanette Kalila
Zanette Kalila (13), anak dari Dodi Triono, korban selamat pembunuhan sadis di Pulomas, Jakarta Timur menghadiri pemakaman Dodi di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan, Rabu (28/12/2016). Anet panggilan akrab Zanette merupakan korban selamat dari pembunuhan di Pulomas.

Kesimpulan awal polisi menyatakan kalau kasus Pulomas yang menewaskan enam orang merupakan kasus perampokan, namun pertanyaan pelaku yang disampaikan oleh korban yang masih hidup menilai ini ada unsur dendam.

Windy Astuti (23), pembantu rumah tangga di rumah Dodi Triono menceritakan satu hal yang bikin netizen memiliki dugaan lain.

Windy menceritakan, mulanya sekitar pukul 14.30 WIB hari itu dirinya dan rekannya, Fitriani (23) tengah memasak di dapur.

“Waktu mereka datang, di lantai ada atas ada Santi, Gemma, dan Amel. Mas Tasrok lagi ada di depan lagi mau ngeluarin mobil,” ujarnya.

Tiba-tiba datang tiga pelaku menghampirinya ke dapur seraya berteriak memintanya untuk berkumpul ke ruang tengah.

Pelaku bawa pistol dan golok.

ramlan si pincang
Ramlan Butar Butar dan Erwin Situmorang, pelaku pembunuhan keluarga Dodi Triono bersama dengan sopir, saat ditangkap polisi dari Polda Metro Jaya di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (28/12/2016). Saat ditangkap, Ramlan terpaksa ditembak karena berusaha melawan. Ramlan pun tewas kehabisan darah.