Dodi Triono dan Keluarga Dibunuh Sadis, Begini Kondisi Kantornya

Dodi Triono dan Keluarga Dibunuh Sadis, Begini Kondisi Kantornya

1004
SHARE

3

Rumah Dodi Triono (59) di Jalan Pulomas Utara, Jakarta Timur yang menjadi lokasi perampokan dan pembunuhan sadis, Selasa (27/12/2016).

Motif perampokan dan penyekapan yang menyebabkan enam orang tewas di sebuah rumah JalanPulomas Utara nomor 7A, masih belum jelas.

Polisi belum memastikan apakah ada motif pribadi, persaingan bisnis atau motif lain.

Seorang kerabat Dodi Triono pemilik rumah yang juga korban tewas sempat menuturkan, ayah enam orang anak itu berprofesi sebagai konsultan arsitektur sedang menangani proyek renovasi Gelora Bung Karno untuk persiapan Asian Games 2018.

Pernyataan itu langsung dibantah pihak Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno.

Menurut Humas PPK GBK, dalam rilis resminya, Dodi merupakan mitra lama mereka.

“Ir. Dodi Triono merupakan salah satu mitra kerja lama PPK-GBK dan berencana mengembangkan sebagian area GBK yang tidak terkait langsung dengan pekerjaan renovasi GBK dalam rangka Asian Games 2018,” sebut pihak PPK GBK.

Namun, pengacara Dodi, John Siregar membenarkan kliennya adalah seorang konsultan arsitektur.

“Kantornya di FX Sudirman,” katanya Selasa lalu.

Berdasarkan penelusuran Tribun, Dodi berkantor di PT DA International.

Situs Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum Kementerian Hukum dan HAM mencatat perusahaan itu berkantor di FX Building Tower lantai 12, Senayan, Jakarta.